In Perlengkapan Bayi

Banyak persiapan sebagai ibu baru yang harus kita lakukan karena sebenarnya sampai kapan juga kita tidak akan pernah merasa siap. Tidak mudah untuk menjalankan status dan peran baru, apalagi sebagai seorang ibu yang harus merawat dan mendidik si kecil bersama dengan suami tercinta.

Tidak ada yang bisa menjadi orang tua sempurna tanpa cacat karena dalam menerapkan pola asuh kepada anak pastilah ada yang kurang. Apabila kekurangan tersebut sangat besar, pasti dapat menimbulkan masalah di kemudian hari sehingga penting bagi orang tua, khususnya sang ibu untuk mengetahui kebutuhan si kecil.

Perluas Wawasan sebagai Ibu dan Berlatih Sabar

Tantangan baru harus kita lalui sebagai seorang ibu dan itu tidak mudah. Bisa dibilang kita akan menjalani proses belajar seumur hidup dalam merawat anak karena setiap waktu akan ada pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda sehingga kita harus senantiasa mempelajarinya dengan baik.

Persiapan sebagai ibu baru adalah memperluas wawasannya tentang tahapan tumbuh kembang si kecil dari waktu ke waktu karena hal ini nantinya akan memudahkan Anda menentukan langkah terbaik untuk mengoptimalkan setiap tahapan tersebut. Hal ini bisa Anda lakukan dengan membaca buku, bertanya atau berkonsultasi pada profesional.

Apalagi dengan perkembangan zaman yang terus berubah sehingga Anda juga harus memahami apa yang terjadi di zaman sekarang agar nantinya Anda bisa menjadi ibu yang hebat, meskipun masih harus belajar lagi. Paling tidak Anda bisa berbagi dan bertanya pada orang sekitar yang lebih berpengalaman.

Selain memperluas wawasan sebagai ibu, persiapan sebagai ibu baru adalah berani mencoba atau berlatih. Banyak hal baru yang akan Anda jumpai sebagai seorang ibu, seperti menggendong, menyusui, memandikan dan lain sebagainya. Semua hal tersebut tersebut tidak akan bisa Anda lakukan dengan baik tanpa latihan dengan sabar dan tekun.

Bagi Anda yang tinggal dekat dengan orang tua, khususnya ibu pasti peran Anda akan dibantu dengan kehadiran seorang ibu karena merekalah yang lebih berpengalaman dalam merawat bayi. Namun, jangan menyerahkan semua tugas tersebut pada mereka karena mau tidak mau Anda juga harus menguasainya.

Tidak mudah memang melakukan semua tugas sebagai seorang ibu baru namun semua itu harus dijalani dengan sabar. Wajar rasanya jika di awal kita merasa takut untuk melakukan tugas-tugas tersebut tapi jangan pernah takut untuk mencoba karena persiapan sebagai ibu baru juga merupakan suatu proses pembelajaran.

Relasi Suami Istri, Rileks dan Tenang

Setelah menjadi orang tua banyak orang yang kemudian mengabaikan relasi suami istri hingga membuat mereka sering bertengkar. Adanya status dan peran baru dalam rumah tangga pasti juga akan menambah pekerjaan dan tanggung jawab kita sebagai orang tua. Namun, jangan sampai mengabaikan relasi suami istri.

Sebagai seorang ibu, kita juga harus menyadari bahwa kita memiliki tanggung jawab lain, yaitu sebagai istri dari suami tercinta. Namun, seorang suami juga harus memahami sang istri karena ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan setelah status barunya sebagai ibu sehingga keduanya harus saling memahami.

Relasi suami istri yang baik setelah memiliki buah hati mereka, pasti lebih memudahkan mereka dalam mengurus si kecil. Meskipun sudah banyak persiapan sebagai ibu baru, tetap saja kita tidak akan bisa melakukan tugas itu sendirian. Oleh karena hal itu, diperlukan juga sebuah kerja sama yang baik dengan seorang suami.

Setelah relasi suami istri,banyaknya hal baru yang harus kita hadapi dan bertambahnya tanggung jawab sebagai seorang ibu, tentu membuat kita sering merasa gugup. Apalagi jika anak sedang rewel atau sering menangis, pasti kita akan merasa bingung karena belum terbiasa menghadapi situasi ini dan karena gugup inilah kesalahan bisa terjadi.

Tidak mudah memang menjadi seorang ibu, namun kita harus tetap tenang karena emosi kita secara tidak langsung juga akan berpengaruh terhadap bayi. Misalnya kita merasa gugup, sedih atau marah maka bayi juga bisa merasakan ketidaknyamanan tersebut. Oleh karena itu, pastikan jika Anda sudah merasa rileks dan sudah merasa tenang.

Meskipun tidak memiliki waktu yang banyak untuk beristirahat dan menikmati waktu sendiri, tapi Anda bisa melakukan terapi pernapasan agar lebih tenang. Anda harus bisa mencuri waktu untuk beristirahat sejenak agar stamina tetap terjaga sehingga persiapan sebagai ibu baru dapat dilakukan dengan maksimal.

Tidak Perlu Jadi seorang yang Perfectionis

Saat memiliki anak pertama dan kita menjadi ibu baru, pasti ada banyak hal yang ada dibayangkan. Namun, belum tentu apa yang kita bayangkan tersebut terjadi di dunia nyata karena merawat anak ada saja hal-hal baru yang terjadi secara tiba-tiba dan kita harus tetap sigap.

Harapan yang terlalu tinggi untuk menjadi seorang ibu terkadang membuat kita menyesal atau merasa kurang percaya diri dalam merawat anak. Padahal, setiap orang tua pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dalam pola asuhnya sehingga jangan mencoba untuk menjadi perfectionis, cukup jadi orang tua yang baik.

Seberapa lama dan seberapa banyak suatu persiapan yang dilakukan, kita tidak akan pernah siap untuk menjadi seorang orang tua. Tidak perlu mencoba untuk menjadi sempurna karena setiap ibu pasti juga memiliki kekurangan. Semua itu merupakan proses belajar yang memang harus kita jalani selagi melakukan persiapan sebagai ibu baru.

Recent Posts
Logo Citra Group

Start typing and press Enter to search

X