In Pakaian Dalam

Orang tua dan guru memiliki kewajiban untuk mengenalkan fungsi pakaian dalam anak sejak dini. Hal ini penting dilakukan salah satunya karena semakin meningkatnya kasus pelecehan seksual pada anak di bawah umur.

Selain itu, edukasi ini menjadi penting agar anak mampu merawat dan menjaga organ intimnya. Mungkin ada orang tua yang merasa canggung atau bingung mengajarkan hal ini kepada anak, berikut ini tips dan informasi yang dapat diberikan.

Fungsi Pakaian Dalam bagi Anak

Ada beberapa pendapat berbeda dalam membiasakan anak memakai pakaian dalam. Ada orang tua yang langsung membiasakan anaknya menggunakan celana dalam setelah masa toilet training tetapi ada juga yang hanya memberikan setelan baju tanpa celana dalam.

Namun sebenarnya ada beberapa alasan penting membiasakan anak menggunakan pakaian dalam sejak balita. Diantaranya adalah menjaga bagian intim tetap hangat, mencegah bakteri masuk ke dalam kemaluan terutama ketika sedang bermain di luar ruangan.

Selain itu pakaian dalam juga dapat melindungi kulit balita yang lembut dari gesekan pakaian terutama yang berbahan keras seperti jeans. Membiasakan anak memakai baju dengan sopan dan benar serta mendukung dimulainya pendidikan seks usia dini.

Memberikan Pakaian Dalam yang Nyaman bagi Anak

Sebagai pakaian yang langsung bersentuhan dengan kulit anak yang lembut, kenyamanan merupakan prioritas utama. Sebaiknya pilih bahan pakaian dalam yang lembut, elastis, tidak mudah lembab dan nyaman dipakai untuk buah hati Anda.

Agar fungsi pakaian dalam anak menjadi optimal, pastikan ukurannya pas sesuai dengan tubuh anak Anda. Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil sehingga membuat geraknya terbatas, kedodoran atau ruam karena karetnya terlalu kencang.

Bentuk Kekerasan Seksual pada Anak

Salah satu tujuan membiasakan anak menggunakan pakaian dalam adalah untuk memulai pendidikan tentang seks. Dikarenakan semakin meningkatnya kasus kekerasan seksual anak usia dini.

Kekerasan seksual pada anak adalah keterlibatan anak pada aktivitas seksual sebelum anak mencapai batas usia tertentu. Dimana orang yang lebih dewasa dan memiliki pengetahuan lebih, memanfaatkan anak tersebut untuk kesenangan seksual.

Contoh bentuk pelecehan seksual pada anak adalah pemerkosaan, aktivitas seksual tanpa penetrasi seperti menyentuh, mencium, masturbasi, membuat anak menonton tindakan seksual, menunjukkan materi seksual kepada anak, menceritakan lelucon berbau pornografi, memaksa anak membuka pakaian dll.

Anak korban kekerasan seksual seringkali tidak menceritakan kekerasan yang dialaminya karena pelaku bisa saja menyuap atau mengancap anak korban kekerasan seksual. Hal tersebut membuat anak khawatir kemudian memendamnya.

Agar Anak Terhindar dari Kekerasan Seksual

Edukasi seksual dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan umurnya. Pada usia 0 – 2 tahun, anak dapat diberi tahu dan diajarkan setiap bagian alat kelaminnya. Gunakan nama ilmiah yang sesuai. Jangan menggunakan istilah seperti ‘burung’, ‘titit’, ‘kodok’ dan sebagainya.

Usia 2 – 5 tahun ajarkan bagian tubuh yang tidak boleh disentuh sembarang orang seperti dada, penis, vagina dan bokong. Apabila ada yang menyentuh bagian tersebut, ajarkan anak untuk menceritakannya kepada orang tua.

Usia 5 – 8 tahun orang tua secara sederhana menjelaskan fungsi reproduksi. Seperti sperma dan sel telur yang dimiliki oleh laki – laki dan perempuan. Sperma yang bertemu sel telur akan membentuk bayi di dalam perut ibu. Jelaskan hubungan seks dengan cara sederhana.

Usia 9 – 12 tahun jelaskan mengenai pubertas. Saat fase ini anak mungkin menunjukkan tanda pubertas seperti payudara membesar, suara semakin berat, haid dan mimpi basah. Muncul rambut pada ketiak dan kemaluan

Usia 13 – 18 tahun terlibat aktif dalam kegiatan harian anak, pantau hobi dan kesukaannya. Agar anak nyaman bercerita tentang semuanya termasuk tentang seks. Jadilah pendengar yang baik baik anak.

Pendidikan seks pada anak sangat penting untuk dimulai, hal ini bisa dilakukan sejak mengenalkan fungsi pakaian dalam anak berlanjut hingga remaja. Agar orang tua tak kecolongan karena anak menjadi korban kekerasan seksual.

Percayakan kebutuhan pakaian dalam anak Anda dengan Citra Gosir. Kami merupakan distributor pakaian dalam termurah di Indonesia dengan kualitas terbaik. Segera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Recent Posts
Logo Citra Group

Start typing and press Enter to search

X